Jam digital

Tampilkan postingan dengan label Pony Canyon Records. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pony Canyon Records. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Oktober 2025

Hanako Oku - Kusabi


INDONESIA 


Setelah kereta terakhir lewat, di jalan yang sepi tanpa ada orang lain, ada bayangan sedih kita berdua

Di suatu malam di musim panas, ketika kita bersumpah dalam hati bahwa kita takkan pernah bertemu lagi 


Kita bisa tertawa bersama, percaya bahwa hari-hari seperti itu akan terus berlanjut

Jika aku hampir membencimu, aku ingin kita menjadi malam 


Ciuman terakhir itu, sakitnya hanya dengan satu sentuhan

Sebelum hal itu menghancurkanmu, perasaan penuh dengan cinta melayang 


Peluk aku erat dalam pelukanmu; aku ingin melakukannya, bahkan dalam sedetik saja

Hal-hal seperti berdebat satu sama lain, juga merasa cemburu padamu, dan melihat wajahmu

Karena aku tidak akan mampu melakukan semua itu lagi 


Aneh bukan? Aku heran mengapa orang membuat janji yang mudah diingkari

Meskipun mereka tahu tidak ada yang menyatukan hati mereka 


Kata terakhir itu, begitu lembut hingga menyakitkan

Kita tahu banyak hal tentang kita berdua 


Peluk aku erat di dadaku; aku ingin membelai rambutmu seperti anak kecil

Hal-hal seperti tertawa di sampingmu, juga tidur di sampingmu, dan memanggil namamu

Karena aku tidak akan mampu melakukan semua itu lagi  


Bukan janji yang menyatukan hati kita lagi

Aku bertanya-tanya apakah itu menjadi alasan untuk diriku sendiri...


Peluk aku erat dalam pelukanmu; aku ingin melakukannya, bahkan dalam sedetik saja

Jika aku tak bisa lagi melakukan hal-hal seperti berdebat satu sama lain

Dan juga merasa cemburu padamu, dan melihat wajahmu

Bahkan jika aku ingin melihatmu, bahkan jika aku terengah-engah,

Aku berjanji padamu untuk takkan memanggil namamu

Aku berjanji padamu untuk takkan memanggil namamu 



ROMAJI 


Shuuden go no dare mo inai michi ni

Futari no kanashige na hitotsu no kage

Mou nido to mou nido to awanai to

Kokoro ni chikai atta natsu no yoru


Tada soba ni iru dake de waraiaeta

Sonna higa tsuzuiteiku to shinjiteita

Anata wo kirai ni naru kurai nara

Kono mama futari de yoru ni naritai


Saigo no kuchizuke

Fureru dake de itai yo

Itoshii kimochi ga afurete

Anata wo kowasu mae ni


Dakishimete

Anata no ude de

Ato ichi byou dake demo kou shiteitai

Mou kenka suru koto mo

Mou ya kimochi yaku koto mo

Mou kao wo miru koto sae

Dekina kunaru no


Fushigi da ne dousite hito wa sugu ni

Mamore nai yaku soku wo suru no darou

Hito no kokoro wo tsunagitomeru mono nado

Doko ni mo naitte shitteiru no ni


Saigo no kotoba ga

Yasashi sugite itai yo

Futari wa otagai no koto

Wakari sugite shimatta


Daki yo sete

Watashi no mune ni

Kodo mou no you na anata no kami wo nadetai

Mou yoko de warau koto mo

Mou yoko de nemuru koto mo

Mou namae wo yobu koto sae

Dekina kunaru no


Kokoro wo tsunagitomerareru

Mono wa yaku soku janai

Yakusoku wa

Jibun e no kiyasume

Nano darou ka


Dakishimete

Anata no ude de

Ato ichi byou dake demo kou shiteitai

Mou kenka suru koto mo

Mou ya kimochi yaku koto mo

Mou kao wo miru koto sae

Dekinai no nara


Mou aita kunatte mo

Mou iki ga dekina kute mo

Anata wo yobanai to

Yaku soku suru kara


Anata wo yobanai to

Yaku soku suru kara 



Kamis, 17 Juli 2025

Tsukiko Amano - Kurenai


INDONESIA 


Seakan-akan setiap orang yang menyatakan keadilan, berbondong-bondong datang,

menghunus gunting seperti ingin membuang yang berlebihan dariku, dan menangkapku


Aroma yang tadinya hangat berubah menjadi kegilaan, menertawakan aku yang terintimidasi

Kau menghilang ke dalam celah kegelapan malam, menggantikan aku


Terukir dalam keabadian yang merah, merah tua,

sisa-sisa yang mengikatmu dan aku menjadi satu,

hingga sekarang, sementara hanyut ke dalam keabadian menungguku, dengan sayap yang patah,

menari di langit yang luas


Berapa lama aku harus tetap terjaga, untuk membawamu ke kaki bukit matahari pagi?

Berapa banyak hukuman yang harus ku hapus, berapa banyak cinta yang harus aku ekspresikan, agar aku bisa kembali?


Aku ingin mengikutinya, aku ingin mengejarnya, aku ingin berjalan bersamamu.

Namun kau melarikan diri, menyelinap melalui ribuan pintu yang tertutup


Dosa merah yang meresap, seolah membara, luka yang lembut,

Aku ingin memeluk mereka


Bahkan sekarang, sembari melayang dalam keabadian, ikat lah sayapmu dengan kedua tanganku

Aku akan terus hidup, bagaikan kupu-kupu yang tak bisa terbang dan sayapnya patah


Terukir dalam keabadian yang merah, merah tua,

sisa-sisa yang mengikatmu dan aku menjadi satu.


Dosa merah yang meresap, seakan membara, luka yang menggema,

Aku ingin memeluk mereka


Bahkan sekarang, saat melayang dalam keabadian menungguku,

dengan sayap patah, menari di langit.



ROMAJI 


Sorezore no tadashisa wo furi kazasu you ni hito wa mure wo nasu

Hami dasu mono kari toru hasami wo tazusae watashi wo toraeru


Kurui hajimeteta nukumori no kaori

Yusaburareta watashi wo warai

Kimi wa kiete yuku yamiyo no sukima ni

Watashi no migawari ni


Akaku akaku

Eien ni kizami tsuita

Kimi to watashi wo hitotsu tabaneta zangai

Ima mo onaji eien wo oyogi nagara

Watashi wo matsu no chigireta tsubasa de

Oozora wo matte


Doredake me ga sametara asahi no fumoto he kimi wo tsure daseru

Doredake batsu wo nuguu ai wo kanadetara watashi wa modoreru


Oi tsukitakatta tsukamaetakatta

Kimi to futari arukitakatta

Kimi wa nigete yuku tozashita tobira wo

Ikutsumo suri nukete


Kusuburu hodo

Somari yuku akai tsumi wo

Yasashii kizu wo watashi wa daite yukitai

Ima mo onaji eien wo oyoideiru

Kimi no tsubasa ni watashi no ryoute wo

Tsunagi awasete


Watashi wa ikiteku tsubasa wo mogareta

Tobenai chou no mama


Akaku akaku

Eien ni kizami tsuita

Kimi to watashi wo hitotsu tabaneta zangai

Iburu hodo

Somari yuku akai tsumi wo

Yasashii kizu wo watashi wa daite yukitai

Ima mo onaji eien wo oyogi nagara

Watashi wo matsu no chigireta tsubasa de

Oozora wo matte


Kamis, 24 Oktober 2024

Hanako Oku - Hatsukoi


INDONESIA 


Dulu aku pikir aku tahu segalanya tentangmu

Bahwa kau orangnya ceroboh, tak bisa makan apa pun yang terlalu panas atau kau tidak suka panggilan telepon


Namun, ada satu hal yang tak kusadari,

yaitu kau tidak menyukaiku lagi 


Kapan kita pernah berbuat salah, aku bertanya-tanya

Mengapa aku tidak menyadarinya, aku bertanya-tanya

Ada begitu banyak kenangan yang kita buat bersama...

Aku pikir kita akan terus bersama selamanya


Kau adalah temanku, mulai sekarang kau adalah temanku,

Aku takkan berkata bahwa aku mencintaimu lagi

Jadi jangan pergi lebih jauh dari yang sudah kau lakukan sekarang, aku baik-baik saja hanya dengan melihatmu

Aku tidak akan memanggilmu dengan namamu, aku tidak akan berjalan di sampingmu,

Aku tidak akan memanggilmu ketika aku tak punya sesuatu untuk dibicarakan

Jadi jangan berkata sesuatu seolah kita tak bisa bertemu lagi. Kumohon


Dalam perjalanan pulang menuju halte bus, kita akan meniru cara berjalan dan berbicara satu sama lain

Maafkan aku karena membuat dan marah tentang hal-hal konyol,

Andai saja aku lebih jujur


Profilmu, kebiasaanmu saat berbicara,

Memang menyebalkan tapi aku tetap menyukainya

Jangan melangkah lebih jauh dari yang sudah kau lakukan sekarang, aku baik-baik saja hanya dengan melihatmu

Aku tidak apa-apa kita berteman, aku tidak apa-apa tidak penting bagimu,

Aku tidak akan menangis atau melakukan apa pun di depanmu

Jadi jangan katakan sesuatu seolah kita tak bisa bertemu lagi. Kumohon


Kau temanku, mulai sekarang kau temanku,

Aku akan mencoba mengatakannya pada diriku sendiri

Di mana senyummu adalah

tempat yang tak bisa kita kunjungi bersama lagi


Menyusuri jalan yang dipenuhi pohon sakura, menyaksikan kembang api di tepi pantai,

dan ketika daun-daun kering bertebaran, dan di hari-hari dengan salju putih,

kau ada untukku di semua waktu itu, aku hanya tidak ingin melupakannya

Aku takkan memanggilmu dengan namamu, aku tidak akan berjalan di sampingmu,

Aku tidak akan memanggilmu di saat tidak ada yang ingin kubicarakan

Jadi jangan katakan apa pun seolah kita akan berpisah. Kumohon



ROMAJI 


Anata no koto wa nandemo shitteru to omotteta

bukiyou na koto mo, nekojita na koto mo, denwa ga nigate na koto mo


dakedo watashi no shiranai koto ga hitotsu dake atta no

anata ga mou watashi no koto wo sukijanai to iu koto


itsu kara surechigatteshimatta no ka na

doushite kizukenakatta no ka na

futari sugoshita takusan no omoide

kore kara mo zutto isshoni itu to omotteta


anata wa tomodachi kyou kara tomodachi

mou nidoto suki nante iwanai kara

kore ijou tooku ni ikanaide, mou miru dake demo kamawanai

namae de yondari shinai kara, tonari aruitarishinai kara

youji mo nai no ni denwashitari shinai kara

dakara mou aenai nante iwanaide onegai


kirei na mono wo mitsukeru to anata ni mo misetakute

sugu ni shashintoru kuse ga mada ima mo kienai mama


arukikata ya shaberikata wo maneshite basutei made aruita kaerimichi

chiisana koto de sunetari okottari gomen ne

motto sunao ni naretara yokattara


anata no yokogao anata no kuchiguse

kuyashii hodo suki na mama dakara

kore ijou tooku ni ikanaide mou miru dake de mo kamawanai

tomodachi de ii kara tokubetsu janai ii kara

anata no mae de wa naitarishinai kara

dakara mou aenai nante iwanaide onegai


anata wa tomodachi kyou kara tomodachi

sou jibun ni iikikasetemiru yo

anata ga egao ni naru basho wa

mou futari de wa ikenai basho


sakura namiki wo aruite umibe de hanabi miagete

karehachiru toki mo masshiro no yuki no hi mo

itsumo anata ga itekureta sore dake wa wasuretakunai yo

namae de yondarishinai kara tonari aruitarishinai kara

youji mo nai no ni denwashitari shinai kara

dakara mou sayonara nante iwanaide onegai


Sabtu, 06 Juli 2024

Tsukiko Amano - Kakan


INDONESIA 

Saat kapal berangkat

Aku mendengar melodi melankolis

Bukan mengetahui isi hati mereka yang masih berdiri dalam kekalahan


Keheningan telah kembali ke ruang yang luas

Paku berkarat yang menggores di dalamnya menembus hatiku


Benteng yang mengakhiri pertempuran terungkap

Pada awan hitam yang hancur dan berkah kemuliaan 

Bunga-bunga berjatuhan di atas tubuh yang terkubur di pasir putih yang mengalir

Dan benteng itu pun suram dan sepi


Menurutmu aku akan berubah

Jika aku membuang semua pilihan lain hari itu dan memilihmu?


Aku begitu yakin aku ada di pihak yang benar

Meski aku siap kehilangan tangan yang kugenggam erat


Jika kau tak bisa memaafkan langkahku karena tersesat

Lalu mengapa gerbangnya terbuka dan membiarkanku masuk?

Bunga-bunga pun terkubur di pasir putih yang mengalir

Dan benteng itu, setelah kehilangan tuannya, tenggelam ke dalam laut dalam bentuk reruntuhan


Bunga tunggal yang mekar di hatiku

Meremas tanpa suara, membuatku berteriak keras

Bahkan jejakmu yang masih berkelip hangat pun tak ada 

Menjadi bel yang akan memanggilku kembali


Cintaku

Saat kau memisahkan aku

Setidaknya rawat aku sampai aku binasa dengan mata terbuka


Benteng yang mengakhiri pertempuran terungkap

Pada awan hitam yang hancur dan berkah kemuliaan 

Cintaku, diriku yang damai yang menanam bunga

Untuk menunjukkan betapa bahagianya aku bertemu denganmu, tidak ada lagi di sini



ROMAJI 


Fune wa dete yuku

Yuushuu no shirabe wo kiki nagara

Yabure sari

Tachi tsukusu mono no kokoro wo shirazu


Shizumari kaeru koudai na daichi ni kizami tsuku

Kanashii tsume ato ga kono mune ni shimiru


Chigireta kuroi kumo ni shukufuku no sanbi ni

Tatakai wo oeta tori de wa sarasarete yuku

Nagareru shiroi suna ni utsumoreteku karada

Hana wa ochite satsubatsu to suru mujin no jousai


Ano hi watashi ga hoka no sentakushi wo kirisutete

Kimi wo erandara kawatta toiu no ?


Tadashii no wa jibun no hou dato tsuyoku shinjiteta

Kataku tsunagi atta te wo

Subete nakusu made


Fumi hazusu kono ashi wo yurushi ae nai nara

Nanno tame mon wa hiraite maneki ireru no

Nagareru shiroi suna ni utsumoreteku hana wa

Shu wo nakushita kouhai no umi ni shizumu jousai


Kono mune ni saita ichirin no hana ga

Oto mo naku kuzure sakebi agete iru

Atatakaku yurete iru kimi no omokage mo

Kono watashi wo yobi modosu

BERU ni nara nai


Itoshii hito yo

Semete watashi wo kiru toki wa

Hitomi akete horobi yuku shunkan made mitotte


Chigireta kuroi kumo ni shukufuku no sanbi ni

Tatakai wo oeta tori de wa sarasarete yuku

Itoshii hito yo kimi ni deaeta yorokobi ni

Hanasakaseta odayaka na watashi wa mou

Inai


Sabtu, 03 Februari 2024

Kokia - Shiroi Yuki


INDONESIA 


Butiran salju yang lahir dari air mataku yang menetes 

Terus menerus menetes lalu menghilang


Ku pertaruhkan hidupku dalam sekejap cahaya

hingga tak ada lagi yang tersisa

dan kututup mulutku dengan rapat


Di dalam keheningan,

perasaan itu terus mendekati dan

kian membeku


Karena salju yang putih itu

tak mengenal noda

Ia akan hilang sia-sia

Karena salju yang putih itu

tak mengenal noda

Ia begitu mudah tersakiti


Aku menyadari hari terakhir itu

suasananya kian perlahan

Waktu bermain yang kita lewati tanpa dosa

berlalu begitu saja


Hembusan napas kecil itu

meninggalkan bekas putih

Aku diam membeku,

di dunia yang terkunci ini

Tanganku yang kedinginan

sudah tak dapat lagi merasakan kehangatan

Kian membeku


Karena salju yang putih itu

tak mengenal noda

Ia akan hilang sia-sia

Karena salju yang putih itu

tak mengenal noda

Ia begitu mudah tersakiti


Tanpa memahami, apa tujuanku dilahirkan

Tak ada yang tahu, aku akan segera sirna

Dihancurkan oleh cibiran orang lain

Di saat-saat terakhir, anak yang terbelenggu itu kesepian…

Tersenyum


Karena salju yang putih itu

tak mengenal noda

Ia akan hilang sia-sia

Karena salju yang putih itu

tak mengenal noda

Ia begitu mudah tersakiti


Salju yang jatuh dan menumpuk itu

Dan bahkan tak tersisa

Itu adalah bukti bahwa kau pernah hidup,

membuat segalanya menjadi putih

Salju yang jatuh dan menumpuk itu

Dan bahkan tak tersisa

Itu adalah bukti bahwa kau pernah hidup,

membuat segalanya menjadi putih


Karena salju yang putih itu

tak mengenal noda

Ia akan hilang sia-sia

Karena salju yang putih itu

tak mengenal noda

Ia begitu mudah terluka


Sayup terdengar suara seorang anak dari kejauhan

Jejak kaki dari salju yang putih 



ROMAJI 


Afureru namida kara

Umareru yuki no kesshou

Tsugi kara tsugi e ke

Umarete wa kieteyuku


Isshun no kagayaki ni

Kaketa jinsei

Mou ii nokosu koto wa nai to

Kataku kuchi wo tozashita


Chinmoku no naka de

Oshiyoseru kanjou ga

Oritsukitku


Shiroku kegare wo shiranai

Yuki dakara koso

Hakanaku kieteitta

Shiroku kegare wo shiranai

Yuki dakara koso

Kizutsuki yasukatta


Shizuka dan shinobiyoru

Owari no toki dan kizukazu

Mujaki ni hashaida toki wa

Tada sugiteku


Chiisana toiki ga

Shiroi ato wo nokoshite

Tozasareta sekai ni

Tachisukumi

Hiekitta sono te wa

Anda tidak perlu nukumori mo kanjinai to

Kooritsuiteku


Shiroku kegare wo shiranai

Yuki dakara koso

Hakanaku kieteitta

Shiroku kegare wo shiranai

Yuki dakara koso

Kizutsuki yasukatta


Umareta koto no imi mo shirazu ni

Kieteyuku sonzai ni berani mo kizukazu

Hito no warai ni oshitsubusarete

Kodoku ke te wo musunda

Ano ko wa saigo ni

Waratteta


Shiroku kegare wo shiranai

Yuki dakara koso

Hakanaku kieteitta

Shiroku kegare wo shiranai

Yuki dakara koso

Kizutsuki yasukatta


Furitsumoru yukitachi wa

Anata no ikita

Akashi sae mo nokosazu

Shiroku shiteyuku

Furitsumoru yukitachi wa

Anata no ikita

Akashi sae mo nokosazu

Shiroku shiteyuku


Shiroku kegare wo shiranai

Yuki dakara koso

Hakanaku kieteitta

Shiroku kegare wo shiranai

Yuki dakara koso

Kizutsuki yasukatta


Tooku kikoeru ano ko no koe

Shiroi yuki no ashiato


Rabu, 22 November 2023

Linked Horizon - Nisennen... Moshiku wa... Nimannengo no Kimi e...


INDONESIA 


Kepadamu, dalam 2000 tahun atau 20.000 tahun mendatang


Tanpa mengetahui nama bunga yang berkabung

Setelah burung-burung terbang menjauh

Rerumputan dan pepohonan kembali bertunas, pertanda musim semi tiba lagi tahun ini

Meninggalkan musim dingin yang berlalu 


Meski aku bernyanyi nyanyian kebencian di tengah pergantian musim

Tapi kau tak pernah datang kembali lagi 

Yang memberikanmu ciuman merah terakhir itu dariku

Bukan orang lain 


Kehangatan menyelimuti leherku yang gemetar

Kan kuhadapi rasa dingin ini berapa kali kubutuhkan 


''Bertarung! Berjuang!", kata-katamu masih bergema hingga saat ini 


Di hari-hari tenang yang dibawakan kemari oleh waktu

Seperti bunga yang di persembahan

Kata-kata itu tersembunyi di dalam kubur tanpa ada yang menyampaikannya


Requiem Requiem

Jika kau mau mengampuni dosa-dosamu sendiri

Maka fajar akan menyinari bunga yang kau cintai di bawah pohon cemara


Dunia yang mematahkan pedang lelaki itu

Akan mencapai puncak gedung pencakar langit

Dan menunduk melihat pembangunan Menara Babel sambil tertawa

Kebencian dan kemarahan adalah pedang bermata dua

Sejarah terulang kembali 


''Berbuahlah dan berkembanglah'' 

Bumi dipenuhi 

burung-burung besi yang dilepaskan ke langit

Kebebasan menjadi busur dan panah senja

Semuanya terulang kembali untuk kesekian kalinya


Tanpa mampu melemparkan lagi batu yang telah dibuang 

(Kita, umat manusia) yang pengecut menghadap ke langit

Busur dan panah neraka melesat cepat bagai sebuah meteor

Lalu sejarah terulang kembali 

Dan kembali lagi menjadi (ketiadaan)


Kau bisa mendengarnya? Keluarlah dari hutan

Entah berapa kali kau tersesat di jalan

Rerumputan dan pepohonan pun dapat tumbuh di tanah gersang

Berlanjut menjadi peradaban cahaya dan bayangan

Semuanya terlihat di lubang pohon besar 

Apa yang kau ketahui?

La-la-la-la, la-la-la-la


Kepadamu dalam 2000 tahun… atau mungkin… 20.000 tahun mendatang"



ROMAJI 


An dich in zweitausend oder zwanzigtausend Jahren


Tomurai no hana no namae mo shirazu

Tobisarishi tori no nokoshita ato ni

Kusaki wa mebuki kotoshi mo mata haru ga kuru

Fuyu o okizari ni


Meguru kisetsu ni urami utaedo

Anata wa nido to kaette konai

Saigo no kuchizuke o akaku someta no wa watashi

Hoka no dare demo nai


Furueru kubisuji o tsutsumikomu nukumori

Watashi wa nando demo kono samusa ni tachimukau

Tatakae to tatakae to kurikaesu anata no kotoba

Ima demo taezu mada hibiiteru


Toki ga hakonda odayaka na hibi

Tamuketa hana no you ni

Himeta kotoba wa dare ni mo tsugezu iku


Rekuiemu rekuiemu

Hitsugi ni wa kimi ga aishita hana o

Tsumi o yurusu nara akatsuki yo terase


Die Welt das Schwert des Jungen zerbrochen hat

Wird die Spitze des Wolkenkratzers erreichen

Und auf den Turmbau zu Babel lachend herunterblicken

Hass und Sorge sind eine zweischneidige Ebene

Die Geschichte wiederholt sich


Umeyo fuyaseyo to daichi ni michite

Koutetsu no tori o sora e hanatta

Jiyuu wa guren no yumiya to natte

Nando mo kurikaesu


Nagekaesu ishi o suterarezu ni iru

Okubyou na (ore-tachi) ga miageta sora

Ryuusei ni nita meifu no yumiya

Rekishi wa kurikaesu

Soshite mata (nol) ni naru


Kikoeru ka? Mori o dero

Nando michi ni mayottemo

Yakenohara ni mo kusaki wa mebuita

Bunmei ga motsu kage to hikari

Subete o miteita taiju no uro de

Kimi wa nani o shiru?

La-la-la-la, la-la-la-la


Nisen-nen... Moshi kua... Niman-nen-go no kimi e...


Senin, 12 September 2022

Tsukiko Amano - Niji ( indonesia & romaji )


INDONESIA 


Membanding ketinggian 

Pilar di taman alun-alun

Kembali ketika aku tak bisa melampauimu

Kau menginginkan hal-hal besar dan tak terjangkau 

Kita memanjat pohon yang tinggi 


Aku menendang tugas kelasku yang menyedihkan 

Dan menginginkan kaos kaki berwarna seperti pelangi 

Katakan saja 

Kau tak pernah menjemputku atau semacamnya, kan? 

Setidaknya kau meraih tanganku dan berlari 


Saat menyontek jawabanku, 

Kau menulis dan mengeja catatan dengan huruf besar dan dipaksakan 

Aku mencoba menggembungkan tas ranselku yang kosong 

Dengan mimpi yang lebih pasti daripada rumus matematika 


Ayo kita naik mobil terbang 

Dan melakukan perjalanan ke luar angkasa bersama 

Katakan 

Berapa banyak kau memperhatikan 

Pelangi melengkung di langit yang tinggi? 


Saat mencari jawabannya 

Aku menggambar pemandangan yang besar yang ku paksakan di kertas gambarku dan ku buang 

Aku merasa seperti pensilku akan patah dan terbang 

Dengan mimpi yang lembut daripada sketsa yang kasar 


Kapsul waktu yang lokasinya tak di ketahui 

Aku menangis tanpa melintasi jembatan 

Bawa aku bersamamu sejauh mungkin di bawah matahari tenggelam di bawah cakrawala 


Saat menyontek jawabanku, 

Kau menulis dan mengeja catatan dengan huruf besar dan dipaksakan 

Aku mencoba menggembungkan tas ranselku yang kosong 

Dengan mimpi yang lebih pasti daripada rumus matematika 


Saat mencari jawabannya 

Aku menggambar pemandangan yang besar yang ku paksakan di kertas gambarku dan ku buang 

Aku jauh darimu hari itu 

Dan memproyeksikan satu kepala pada garis yang tak wajar



ROMAJI 


Seikurabe

Kouen no hashira

Anata wo kosenakatta koro

Ookikute

Torenai mono hoshigatteta

Takai ki ni nobotteta


Yuu'utsu na jugyou wo kette

Nana-iro no fumoto wo mezashita

Nee

Mukae nado konakatta ne

Te wo totte nigedasu koto datte dekita


Hamidasu ooki na kotoba de

Kotae utsushinagara kakitsudzutta nooto

Houteishiki yori tashika na yume ni

Fukurande mieta karappo no kaban 


Soratobu kuruma ni notte

Futari de uchuuryokou shiyou

Nee

Dore kurai de kidzuita?

Sora takaku kakatta niji no shikumi wo


Hamidasu ooki na keshiki wo

Kotae sagashinagara kakinagutta gayoushi

Dessan yori mo komayaka na yume to

Afuredashisou na enpitsu no hahen 


Yukue shirezu no taimu kapuseru

Hashi wo watarezu naiteru

Chiheisen shizumu taiyou no shita made watashi wo tsuredashite yo 


Hamidasu ooki na kotoba de

Kotae utsushinagara kakitsudzutta nooto

Houteishiki yori tashika na yume ni 

Fukurande mieta karappo no kaban


Hamidasu ooki na keshiki wo

Kotae sagashinagara kakinagutta gayoushi

Ano hi no anata wo oikoshi

Atama hitotsu tsukidashita fushizen na rain 


Senin, 15 Agustus 2022

Tsukiko Amano - Tsurugi ( indonesia & romaji )


INDONESIA 


Aku tak tahu apa yang benar

Lihat saja utopia yang kau gambar

Mengetahuinya sambil memukul pintu dengan keras

Penyelamat tak ada dimana-mana 


Aku masih bisa melakukannya dengan baik

Hari-hari yang cerah akan kembali esok

Seolah tak terjadi apa-apa

Kau akan tertawa


Jika kau mengkhianatiku

Ambil pedang dari depan dan menangkan

Jika kau yang mencuri

Aku selalu memilikinya di tanganku, pedang


Ayunkan bilahnya dan putar ke arahmu

Sambil menggambar beberapa spiral

Kabar kebohongan pun terbang dan berubah menjadi kebenaran

Apa yang bisa kau percaya?

Tak ada apa-apa  


aku ingin tahu apakah itu akan berhasil

Hingga pertempuran berikutnya datang yang menentukan

Seolah tak terjadi apa-apa

Kan tertawa malu


Jika kau bisa menipuku

Lindungi "kebenaran" yang telah kau buat

Jika kau yang menilai ku

Aku selalu memilikinya di tanganku


Prajurit yang hanya dengan tangan palsu dan kecil

Saat ini menginjak-injak ku

Kau tak perlu melakukan apa-apa

Jadilah nyata


Jika kau mengkhianatiku

Ambil pedang dari depan dan menangkan

Jika kau yang mencuri

Aku selalu memilikinya di tanganku, pedang

Jika kau bisa menipuku

Lindungi "kebenaran" yang telah kau buat

Jika kau yang menilaiku

Aku selalu memilikinya di tanganku, pedang



ROMAJI 


Nani ga tadashii no ka wakarazu tatekomori

Kakiageta risoukyou wo tada nagame

Tobira wo tsuyoku tatakinagara omoi shiru

Kyuseishu nado

Doko ni mo inai


Mada umaku yareru darou

Ashita ni wa hare ma ga modotte

Nanigoto mo nakatta you ni

Kimi wa warau no darou 


Watashi wo uragiru no nara

Shoumen kara tachi ai kachidotte goran

Kimi wo ubau tsurugi nara

Itsu datte kono te ni motte iru kara


Koboreta yaiba furikazashi kimi ni mukeru

Ikutsumo no rasen egakinagara

Jouhou wa tobikai uso wa shinjitsu ni kawaru

Shinjireru mono nado

Nanimo nai


Mata umaku yaru no darou

Tsugi no kessen ga kuru made wa

Nanigoto mo nakatta you ni

Hazukashiku warau no darou


Watashi wo damaseru no nara

Tsukuriageta "hontou" wo mamotte misete

Kimi wo sabaku tsurugi nara

Itsu datte kono te ni motte iru kara


Misekake dake kotesaki dake no soldier

Kono watashi wo fuminijiru toki ni wa

Tekagen nado shinakute ii

Honmono de ite


Watashi wo uragiru no nara

Shoumen kara tachi ai kachidotte goran

Kimi wo ubau tsurugi nara

Itsu datte kono te ni motte iru kara


Watashi wo damaseru no nara

Tsukuriageta "hontou" wo mamotte misete

Kimi wo sabaku tsurugi nara

Itsu datte kono te ni motte iru kara


Kamis, 07 Juli 2022

Tsukiko Amano - Karatachi ( indonesia & romaji )


INDONESIA 


Bunga-bunga itu

Seolah menyembunyikan buah yang tak bisa dimakan

Mengupas terbalik memanjang

Aku menyebarkan duri di sekitarnya


Di kota berkerangka yang terus berganti

Apakah kau membutuhkan baju besi yang membuatmu mabuk?


Mempermudah

Semua pria pemberani yang tertidur

Merangkak di tanah yang hancur

Memberimu hadiah

Jatuhkan duri yang menghalangi cahaya hangat

Keindahan itu di cabut


Sambil berteriak dan melawan, jalan yang sempit

Bahkan suara yang melambung itu malu dan menghilang jauh


Di samping kerumunan yang lewat

Aku berhenti dan melihat kakiku


Memudahkan

Semua sosok laki-laki yang tersembunyi di awan

Merangkak di tanah

Daripada berhenti

Sebuah memori yang baru

Untuk siapa bunga itu tumbuh

Apakah itu sesuatu yang berhamburan?

Menangkap dengan kaki telanjang yang kuat itu


Pergantian yang tak terhenti

Melawan keinginanmu

Apakah kau punya waktu untuk membuat diri sendiri mabuk?


Mempermudah

Semua pria pemberani yang tertidur

Merangkak di tanah yang rusak

Memberimu hadiah

Bukit-bukit tempat matahari yang hangat bersinar

Semoga malam mu tenang

Dengan semua keindahan itu



ROMAJI 


Sono hana wa

Taberarenu kajitsu wo kakusu kano you ni

Hosonagaku sakamukeru

Ibara wo atari hawaseta


Kasoku tsuzukeru wakugumi sareta toshi de

Mizukara ni yoishireru yoroi nado iru no ka


Tokihanate

Nemuri ni tsuita subete no yuusha yo

Chi wo hai

Kakikuzushita

Anata ni mukui wo

Atataka na hikari saegiru ibara wo otoshite

Hadaka de tsumitorareru

Sono utsukushisa wo


Hoetatete aragaedo michi wa sebamu ippou de

Hariageta koe sura mo hajite tooku kakikieru


Sugisatte yuku gunshuu no katawara de

Tachidomari utsumuite ashimoto wo nagameta


Tokihanate

Kumo ni kakureru subete no yuushi yo

Chi wo hai

Todomaru yori

Arata na kioku wo

Tagatame ni hana wa mebaete

Maichiru mono ka wo

Suashi de fumitoraeru

Sono takumashisa wo


Kasoku wa yamanu

Anata no i ni somuite

Mizukara ni yoishireru jikan nado aru no ka


Tokihanate

Nemuri ni tsuita subete no yuusha yo

Chi wo hai 

Kakikuzushita

Anata ni mukui wo

Atataka na hi no sasu oka wo

Odayaka na yoru wo 

Hadaka de tsumitorareru

Sono utsukushisa de


Jumat, 24 Juni 2022

Tsukiko Amano - Wadachi ( indonesia & romaji )


INDONESIA 


Dua pasang sepatu hak, berdampingan, memakai sandal dan sepatu hak tinggi

Aku berjongkok dan melihat ke langit; seluruh langit yang tertutup awan

Halo halo halo

Aku merasa seperti ketika aku memasukkannya ke dalam kata-kata, langit pun menjadi cerah

Halo halo halo

Saat aku melewatinya


Ban sepedaku bocor dan pecah di jalan yang rusak

Debu pasir menutupi jejak kakiku; mungkin itu hal yang baik

Gemerisik, gemerisik, gemerisik

Jika aku bisa mencintaimu

Di tempat kita yang akhirnya mengalir


Saat mereka memudar

Satu per satu

Aku tak dapat melihat bagian yang ku lewatkan

Aku lemas dan berhenti bergerak

Seperti kaosmu


Dua pasang sepatu hak, berdampingan, memakai sandal dan sepatu hak tinggi

"Aku lelah", katamu, dan mempercayakan tubuhmu yang berat padaku

Je t'aime, je t'aime, je t'aime

Semakin sering aku mengulanginya, semakin aku menjadi pengecut

Meskipun senyummu menenangkan


Semakin banyak menumpuk

Setiap detik

Semuanya menjadi normal dan terkubur

Sampai-sampai aku bahkan tak menyadarinya

Hembusan wangi bunga yang harum saat kuncupnya keluar 


Saat mereka memudar

Satu per satu

Aku tak dapat melihat bagian dariku yang terlewatkan

Aku harap kita bisa menerima

Hari-hari yang berlalu 

Dan normalitas saat terurai 



ROMAJI 


Narabiau futatsu no kakato wa sandaru to hiiru

Uzukimari miageta yozora wa ichimen k__ori

Haroo haroo haroo

Kotoba ni s___ara hareru ki ga s___eta

Haroo haroo haroo

Sukippu shinagara

Panku s___e hachikireta tokoro gatatsuita michi

Sunakemuri ashiato kakikesu sore mo ii kana

Sara sara sara

Nagare nagarete tadoritsuku saki de

Anata wo ai s___e yuketara

Hitotsu hitotsu

Iroaseru hodo ni

Watashi ni kakete ita paatsu mo mienaku naru

Kado ga torete kutabirehajimeru

Anata no T-shatsu no you ni

Narabiau futatsu no kakato wa sandaru to hiiru

Tsukareta to watashi ni nagedasu omotai karada

Juteemu juteemu juteemu

Kurikaesu hodo okubyou ni natta

Maa rui anata no egao mo

Ichibyou zutsu

Tsumikasaneru hodo

Subete ga atarimae ni kawari umorete yuku

Mebaedashita kaguwashii hana no ibuki mo

Kizukanai hodo

Hitotsu hitotsu

Iroaseru hodo ni

Watashi ni kakete ita paatsu mo mienaku naru

Sugisaru hibi

Hodokete yuku arinomama wo

Suikomeru you ni


Senin, 27 Desember 2021

Tsukiko Amano - Tsuki ( indonesia & romaji )


INDONESIA 


Hujan perak turun

Nafasku menjadi putih 


Masa depan cerah yang kita bicarakan

Menjadi kosong

Di jalan


Seorang pecundang

Aku berharap pada bulan, terjebak di lipatan hatiku yang terdistorsi 

yang kan mencaci makiku


Terlihat jelas 


Aku berharap pada malam, yang penuh dengan mimpi berkarat dan jatuh


Akan menyinariku


Hujan yang turun di daguku yang terangkat

Lengkungan bulan yang memudar

Dari celah antara bangunan beton


Aku memikirkan kota tempat aku tinggal bersamamu


Seorang pecundang

Jika aku tetap dikelilingi oleh kerumunan orang dewasa yang ceria ini

Aku mungkin akan menjadi kotor


Terlihat jelas 


Aku memasukkan jariku yang mati rasa ke dalam mulutku dan terus menggigit kukuku


Aku ingin tahu apakah kau akan marah padaku?


Lalalala...


Kupikir jika aku mengulurkan tanganku, kau akan meraihnya, namun…


Seorang pecundang

Aku berharap pada bulan, yang terjebak di lipatan hatiku yang terdistorsi


yang kan mencaci makiku


Terlihat jelas 


Aku memasukkan jariku yang mati rasa ke dalam mulutku dan terus menggigit kukuku


Ingatlah aku



ROMAJI 


Kiniro no ame ga ochiru

Tameiki wa shiroku ukabu

 

Hanashikondeta akarui mirai wa

Gaitou no naka

Utsuroide yuku

 

Loser

Yuganda kokoro no hida ni fukaku sasatta tsuki

Watashi wo semereba ii

Glaring

Sabitsuki hagareta yume ga takaku tsumotta yoru

Watashi wo teraseba ii

 

Miageteru ago no rain

Kakeochita tsuki no kaavu

 

Konkuriito no biru no tanima kara

Kimi to kurashita machi wo omotta

 

Loser

Yukai na otona no mure ni kasanariatta mama

Yogorete yuku no darou

Glaring

Kajikamu yubi wo kuwaete tsume wo kamitsuzuketa

Kimi nara shikaru no kana

 

Lalalala...

 

Te wo nobaseba todoku hazu datta noni

 

Loser 

Yuganda kokoro no hida ni fukaku sasatta tsuki

Watashi wo semereba ii

Glaring

Kajikamu yubi wo kuwaete tsume wo kamitsuzuketa

Watashi wo oboete ite